Sumselmerdeka.com-Palembang, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) belum bisa menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) karena masih banyak siswa dan wali murid yang masih ingin pembelajaran secara daring mengingat masih adanya Covid-19.
“Izin orangtua menjadi alasan belum terealisasinya sekolah tatap muka tahun ini, meski kapasitasnya sudah 100 persen,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Fahlevi saat di konfirmasi, Selasa (04/01/2022).
Untuk di ketahui, Sebenarnya kebijakan yang telah diberlakukan ini menurut Riza turut disambut baik oleh siswa dan wali murid, hanya saja dibeberapa daerah, khususnya di palembang, saat ini masih banyak juga orang tua yang mempertimbangkan agar anaknya bisa menahan diri untuk tidak mengikuti PTM.
“Mereka khawatir, selama masih ada Covid-19 dan statusnya belum dicabut oleh presiden maka lebih baik anaknya tetap dirumah daripada tertular virus,” sambungnya.
Menanggapi hal itu, Riza sebelumnya telah mengimbau dan berkoordinasi dengan sekolah-sekolah terkait untuk tetap memberikan fasilitas belajar daring bagi mereka yang belum bisa hadir secara langsung.
“Iya dipastikan sekolah tetap memberikan layanan daring kepada siswanya, karena di Palembang misalnya dari sebanyak 36 murid dalam kelas yang mengikuti PTM mungkin baru 18 sampai 20 orang,” timpalnya lagi.
Sebetulnya, dia kembali melanjutkan bahwa saat ini serapan vaksinasi kepada tenaga pengajar dan siswa jumlahnya sudah sebesar 80 sampai 85 persen untuk masing-masing dari dua kelompok ini.
“Kita juga secara bertahap mewajibkan penggunaan aplikasi peduli lindungi untuk masuk ke sekolah, jadi kalau soal siswa mau masuk atau daring itu adalah kesepakatan sekolah dan wali murid kita hanya memberikan imbauan,” ungkapnya.
Terakhir dia berharap agar dengan adanya kesempatan belajar langsung ini pelaku pendidikan bisa lebih peduli lagi dengan kondisi sekitar dengan tetap menjaga protokol kesehatan, jangan sampai menambah kasus dan menciptakan klaster baru.
“Kita kan sudah sama-sama merasakan sulitnya mendidik murid, terlebih orangtua. Jadi kesempatan ini dapat dilakukan dengan sadar dan saling menjaga,” tukasnya.(Ibl)




