Sumselmerdeka.com-Banyuasin, Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin H Irian Setiawan SH.M.Si menepis kabar miring, yang menyudutkan lembaga Legislatif Kabupaten banyuasin yang dipimpinnya, menghamburkan-hamburkan uang diakhir tahun.
Ketua Partai Golkar Kabupaten Banyuasin ini menuturkan, Bimbingan Teknis (bimtek) memang diatur dalam permendagri maksimal 5 kali dalam satu tahun. Bimtek digelar untuk meningkatkan kapasitas dan skill para anggota DPRD.
“Namun menurutnya Kabupaten Banyuasin tak punya banyak anggaran untuk melaksanakan bimtek 5 kali dalam satu tahun jadi hanya dilaksanakan 2 kali dalam satu tahunnya. Dan kebetulan saat ini dilaksanakan diakhir tahun,” ucapnya.
Irian juga mengungkapkan awalnya bimtek tersebut direncanakan di Kota Bandung karena disana banyak universitas universitas dan banyak juga narasumber yang berkompeten.
“Ya awalnya direncanakan di Kota Bandung, akan tetapi berdasarkan rapat BANMUS banyak anggota dewan mengusulkan dan meminta Bimtek dilaksanakan di daerah terdekat. Jadi kita sepakati di Kota Bandar Lampung,”ungkapnya.
Politisi Partai Golkar ini sangat menyayangkan banyaknya pemberitaan yang menyudutkan lembaga legislatif.
“Kegiatan Bimtek ini bukan hanya DPRD Kabupaten Banyuasin saja yang melaksanakannya, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten lainnya juga punya agenda yang sama namun hanya pelaksanaan waktunya saja yang berbeda dan bahkan ada saja yang melaksanakan bimtek lima kali dalam satu tahun sesuai yang diatur dalam permendagri, namun sekali lagi saya tegaskan semuanya kembali lagi pada kemampuan anggaran masing masing daerah,”pungkasnya.




