Sumsel Merdeka

Provinsi Sumsel Raih Penghargaan Dari Presiden Prabowo, Sumsel Salah Satu Pilar Indonesia Hentikan Impor Beras

Sumsel Merdeka – Karawang, Provinsi Sumatera Selatan salah satu dari lima provinsi di Indonesia yang mendapatkan penghargaan bergengsi diawal tahun 2026 dengan menorehkan prestasi gemilang di tahun 2025. 

Kelima provinsi yang mendapatkan penghargaan yakni Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Timur.

Piagam penghargaan dari Presiden Republik Indonesia tersebut diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (07/01/2026) atas prestasi Provinsi Sumatera Selatan dalam meningkatkan produksi beras tahun 2025.

Dalam momen bersejarah Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Sumsel diakui sebagai salah satu pilar utama keberhasilan Indonesia menghentikan impor beras.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, undangan dari Presiden merupakan kehormatan besar sekaligus bukti nyata kontribusi Sumsel bagi kedaulatan pangan Indonesia.

“Alhamdulillah, hari ini Sumatera Selatan mendapatkan penghargaan dari Bapak Presiden atas kontribusi besar dalam swasembada pangan nasional tahun 2025. Kita bangga karena Indonesia kini sudah tidak lagi melakukan impor beras,” Ujar Herman Deru.

Secara khusus, dua kabupaten di Sumsel, yakni Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten OKU Timur juga meraih penghargaan nasional berkat persentase peningkatan produksi pangan yang luar biasa.

Dimana Kabupaten Banyuasin diapresiasi atas produktivitas tinggi dan konsistensi produksi, dan Kabupaten OKU Timur diakui sebagai daerah dengan persentase kenaikan produksi terbesar.

Meski meraih penghargaan bergengsi, Herman Deru menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah milik seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang bekerja di garis depan.

Lebih lanjut, Herman Deru memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada, Seluruh Petani dan Buruh Tani di sawah-sawah, Penyuluh Pertanian, KTNA, dan Gapoktan, Stakeholder Terkait: Dinas Pertanian (Provinsi/Kabupaten/Kota), Distributor Pupuk, hingga Bulog.

“Ini adalah kerja kolektif. Kami juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Pertanian dan khususnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan arahan dan dukungan penuh bagi kemajuan pertanian di Sumatera Selatan,” pungkasnya. (Eky/Ril*)

Scroll to Top