Sumsel Merdeka – Palembang, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membuka Rapat Koordinasi sekaligus Capacity Building High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten/Kota se-Sumsel, pada Selasa (02/12/2025) di Hotel Aryaduta Palembang.
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa capaian Sumsel sebagai salah satu provinsi dengan pengendalian inflasi terbaik merupakan buah kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
“Ini berkat kekompakan kita semua BI, BPS, OJK, TPID, TP2DD, OPD, hingga seluruh lapisan yang terus bersinergi membentuk citra positif bagi inflasi dan perkembangan ekonomi Sumatera Selatan,” ujar Deru.
Ia juga menyinggung inovasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang lahir pada 2021 sebagai respons terhadap tantangan pengendalian inflasi di tengah keterbatasan selama masa pandemi. Menurutnya, terobosan tersebut terbukti memberikan dampak nyata bagi stabilitas harga dan ketersediaan pangan.
Lanjut Herman Deru mengingatkan agar agenda pertemuan ini tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk bertukar ide, merumuskan langkah konkret, serta memperkuat upaya pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Bambang Pramono dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada para penerima TPID dan TP2DD Awards 2025.
Ia mengatakan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat outcome pengendalian inflasi daerah.
“Pertumbuhan ekonomi Sumsel berada pada kisaran 5,2%, lebih tinggi dari nasional yang mencapai 5,04%. Inflasi tahunan Sumsel tercatat 2,91%, sedikit di atas inflasi nasional yang berada di angka 2,72%,” pungkasnya. (Eky)




