Sumselmerdeka.com-Banyuasin, Sejumlah masyarakat yang tergabung dari beberapa desa dengan mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Pilkades Banyuasin berunjuk rasa di halaman kantor Bupati Banyuasin, Senin (13/12/2021) siang.
Ratusan massa yang geruduk Kantor Bupati Banyuasin terkait adanya indikasi kecurangan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang dilakukan secara serentak pada 17 November 2021 lalu.
Aksi unjuk rasa tersebut untuk menuntut pembatalan Pilkades di lima desa yaitu Desa Muara Padang Kecamatan Muara Padang, Desa Sumber Makmur Kecamatan Muara Padang, Desa Sidomulyo Air Kumbang, Desa Rimba dan Desa Prajen Kecamatan Banyuasin I.
“Kami kesini untuk menuntut kepada Bupati Banyuasin H Askolani jasi, DPRD dan PMD meminta agar dilakukan pemilihan ulang Pilkades dilima desa ini,” ungkap koordinator aksi Dedy Irawan dalam orasinya, Senin (13/12/2021).
Dedy mengatakan, pihaknya mempunyai bukti dugaan kecurangan yang dilakukan panitia dan kades Incumbent yang melakukan politik uang. Pihaknya pun sudah melayangkan sanggahan, sayangnya tak ada tanggapan dari pihak terkait.
“Kami menemukan adanya indikasi ketidak netralan panitia karena memihak kepada salah satu calon kades saat proses pilkades dan penghitungan surat suara. Selain itu, adanya politik uang yang terorganisir,” ucapnya.
Tentunya hal ini melanggar perbup No 115 tahun 2017 tentang pilkades, bahkan dinilai sangat mencederai Demokrasi.
“Kami kesini untuk menyampaikan beberapa tuntutan yakni, satu meminta dibatalkan hasil calon kades terpilih, kedua meminta calon kades yang terbukti melakukan kecurangan di diskualifikasi, dan ketiga meminta dilakukan pemilihan ulang dan calon kades yang di diskualifikasi dilarang mengikuti Pilkades ulang,” tegas Dedy.
Jika tidak ada tanggapan dari pemerintah, pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.
“Jika ini tidak ditanggapi maka kami akan menggelar aksi yang lebih besar lagi.Untuk itu, kami minta agar tuntutan warga ini dapat ditindak lanjuti pemerintah,” ancamnya.
Sementara itu usai mendengarkan orasi dari masyarakat, Hasmi asisten I Setda Banyuasin menemui para pendemo. Kemudian mempersilahkan warga perwakilan tiap desa untuk melakukan pertemuan di ruang rapat bupati.
“Kami dari pihak pemerintah akan menindaklanjuti tuntutan yang saudara sampaikan, terima kasih atas aspirasi yang telah disampaikan,” pungkasnya.




