Sumsel Merdeka

Stock Kedelai di Sumsel Hanya Bertahan 3 Bulan

Sumselmerdeka.com-Palembang, Stock kedelai di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hanya bertahan 3 bulan saja Pasalnya Impor kedelai yang dilakukan beberapa negara diketahui mulai terbatas dan mengalami kendala dalam berbagai hal.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Ahmad Rizali saat di bincangi di kantor Gubernur Sumsel, Jumat (14/01/2022).

“Iya untuk saat ini stok kedelai hanya tiga bulan saja. Akan tetapi, akan kami usahakan lagi untuk ke bulan selanjutnya dengan melihat stok kedelai kita,” ujarnya.

Sementara itu, Menurut Ahmad Zainal mengatakan, Impor kedelai saat ini mengalami permasalahan baik cuaca maupun tingkat kebutuhan di tempat kedelai itu sendiri, serta harganya yang meningkat.

“Iya, pengimporan kedelai yang dilakukan sedikit kurang yah karena mungkin terhambat dengan cuaca disana atau kebutuhan kedelai nya yang meningkat juga,” ujarnya

lebih lanjut, Ia juga menjelaskan Impor kendelai biasanya paling banyak diambil dari negara-negara asia seperti Cina dan Vietnam.

“Kita biasanya impor dengan negara Cina dan Vietnam namun yang paling banyak impor itu dengan Cina,” tambahnya.

Lebih Lanjut, ia mangatakan bahwa kalau saat ini harga kedelai belum terkategori mahal, akan tetapi dikhawatirkan dalam waktu dekat dapat menyusul harga minyak goreng yang saat ini masih belum terkondisi.

“Kedelai akan terasa kalau harga tahu dan tempe naik. untuk saat ini harga tahu dan tempe belum terlalu melonjak. Tapi kalau sudah mengalami kelangkaan kedelai terjadi diwaktu yang lama mungkin akan melonjak,” tutupnya.

Sedangkan berdasarkan data update pasar oleh Perumda Pasar Palembang sejak 7 Januari 2022, Yuniarti menyampaikan bahwa harga kedelai saat ini masih diangka Rp12 ribu.

“Harga terendah Rp11 ribu,” Sampainya.

Sedangkan itu salah satu penjual gorengan, Adi mengakui kenaikan harga minyak memang sangat berpengaruh namun kelangkaan kedelai belum begitu dia rasakan. Sebab, sampai hari ini dia masih bisa mendapatkan tahu dan tempe dengan mudah.

“Tahun kemarin baru ada kenaikan harga kedelai, tapi kalau saat ini harga tempe dan tahu masih normal gak terlalu melonjak,”pungkasnya.(Ibl)

Scroll to Top