Sumselmerdeka.com-Palembang, Kepala BMKG Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang Desindra Deddy Kurniawan himbau Tujuh daerah kabupaten/kota waspadai ancaman bencana angin puting beliung.
Himbauan itu, Mengingat saat ini Sumsel mengalami cuaca yang cukup ekstrem
dan di prediksi banyak menimbulkan bencana. Selain bencana banjir, diprediksi ada tujuh kabupaten/kota yang akan mengalami bencana puting beliung.
“BMKG sudah merilis peringatan dini mengenai bencana angin puting beliung tersebut,” kata Desindra.Kamis (06/01/2021).
Lanjutnya, hal ini terjadi karena adanya perkiraan munculnya cuaca ekstrem dalam hari hari ke depan, hingga pagi sore hari di tujuh daerah di Sumsel. Cuaca ekstrem ini disebabkan munculnya awan konvektif dengan penampakannya bergulung-gulung seperti bunga kol.
Tujuh daerah tersebut adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir meliputi Pangkalan Lapam, Air Sugihan, Kabupaten Muara Enim meliputi Sungai Rotan, Muara Belida, Gelumbang, Kabupaten PALI meliputi Abab, Penukal, Penukal Utara.
Kabupaten Musi Rawas Utara meliputi Rawas Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin meliputi Lalan, Bayung Lencir, Lais, Babat Supat, Batanghari Leko, Babat Toman, Sanga Desa, Plakat Tinggi, Lawang Wetan, Sekayu, Lais, Keluang.
Kabupaten Banyuasin meliputi Muara Telang, Tanjung Lago, Air Saleh, Makarti Jaya, Air Kumbang, Muara Padang, Banyuasin I, Banyuasin II, Banyuasin III, Talang Kelapa, Rambutan, Pulau Rimau, Tungkal Ilir, Rantau Bayur, Suak Tapeh, Betung.
Kota Palembang di antaranya Sako, Sukarami, Alang Alang Lebar, Kemuning, Ilir Timur I, Ilir Barat I, Bukit Kecil, Ilir Barat II, Jakabaring, Seberang Ulu I, Ilir Timur III, Ilir Timur II, Seberang Ulu II, Kalidoni, Sematang Borang, Plaju.(Ibl)




