Sumsel Merdeka – Palembang, Ribuan warga Kota Palembang tumpah ruah di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) mengikuti rangkaian Aksi Bela Palestina Jilid V, Minggu (09/11/2025)
Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat Sumatera Selatan, terhadap penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih berjuang di tengah agresi militer Israel.
Dalam aksi bela Palestina jilid V ini, suasana haru dan semangat perjuangan sangat terasa menyatu.
Alunan lagu-lagu religi dari Opick Tombo Ati, penyanyi religi kenamaan tanah air, sangat menggetarkan hati nurani para peserta.
Opick tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak seluruh warga Palembang untuk membuka hati dan turut berdonasi bagi saudara-saudara di Palestina.
“Semoga yang ikhlas membantu Palestina dipanjangkan umurnya, dijauhkan dari musibah, dan dilapangkan rezekinya. Uang yang terkumpul ini akan disalurkan untuk makanan, air bersih, dan obat-obatan bagi saudara kita di Gaza,” ungkap Opick.
Sementara itu, Koordinator Aksi sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, Masagus Syaiful Padli, menjelaskan bahwa Monpera dipilih sebagai lokasi utama karena memiliki nilai historis tinggi sebagai simbol perjuangan rakyat Palembang melawan penjajahan.
“Monpera ini saksi bisu perjuangan lima hari lima malam rakyat Palembang. Semangat itu kami bawa kembali hari ini untuk menunjukkan bahwa masyarakat Palembang tidak diam melihat penderitaan rakyat Palestina,” ujarnya.
Aksi tersebut dimulai dengan kegiatan Long March, di mana peserta dari arah Simpang Empat DPRD Sumsel membawa bendera Merah Putih, sedangkan peserta dari kawasan Seberang Ulu membawa bendera Palestina.
Keduanya kemudian bertemu di Monpera, melambangkan persatuan antara Indonesia dan Palestina dalam semangat kemerdekaan dan kemanusiaan.
Hingga siang hari, panitia mencatat donasi yang terkumpul mencapai Rp354 juta lebih dan tambahan 1.000 dolar AS. Menurut Masagus Syaiful, penggalangan dana ini tidak berhenti pada hari aksi saja.
“Kami terus membuka donasi hingga beberapa minggu ke depan. Target kami melampaui total sumbangan aksi tahun lalu yang mencapai Rp800 juta,” jelasnya.
Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung melalui perwakilan Sumatera Selatan ke perbatasan Yordania, sebelum diteruskan kepada lembaga kemanusiaan di Gaza.
Bantuan tersebut berupa obat-obatan, makanan, serta air bersih—kebutuhan vital bagi warga Palestina yang kini hidup dalam kondisi serba terbatas.
Ketua Aliansi Masyarakat Sumatera Selatan Peduli Palestina, H. Abdus Somad Demsyah Safar, dalam sambutannya menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar bentuk solidaritas, tetapi juga komitmen nyata masyarakat Sumsel untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
“Kami mendesak agar pintu Rafah dibuka kembali sebagai jalur utama penyaluran bantuan kemanusiaan. Dan kami mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk ikut membangun kembali Gaza, termasuk mendirikan Masjid Wong Palembang di sana,” tegasnya penuh semangat.
Aksi Bela Palestina Jilid V di Monpera Palembang ini menjadi bukti, bahwa semangat kepedulian dan solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina terus hidup di hati masyarakat Indonesia. (Eky)




