Sumsel Merdeka – Palembang, Dalam upaya memantau dan mengurai kemacetan di salah satu titik strategis jalur lintas timur (Jalintim) Sumatera saat arus mudik.
Polda Sumsel menurunkan Mobile Command Center (MCC) ke kawasan Jalintim Betung sebagai upaya pengendalian arus mudik dalam Operasi Ketupat Musi 2026, Jum’at (20/03/2026).
Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso memimpin langsung pengecekan di Simpang Tugu Polwan dan Pasar Betung, yang merupakan titik rawan kepadatan kendaraan di jalur arus mudik Palembang–Jambi.
Melalui Mobile Command Center, Polda Sumsel mengintegrasikan sistem pemantauan berbasis teknologi, mulai dari kamera CCTV, drone pemantau udara, hingga pusat kendali digital.
Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi lalu lintas secara real-time sekaligus pengambilan keputusan langsung di lapangan.
Operasi ini juga melibatkan lintas satuan, antara lain Polres Banyuasin, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, serta Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino bersama jajaran turut turun langsung memastikan pelaksanaan berjalan optimal.
Penggunaan drone memberikan gambaran kondisi lalu lintas dari udara, sementara CCTV menampilkan situasi secara langsung di lapangan.
Kombinasi keduanya membantu mengidentifikasi titik kemacetan dan mempercepat respons penanganan.
Hasil pemantauan menunjukkan arus kendaraan di kawasan Betung terpantau padat merayap, terutama di Simpang Tugu Polwan dan Pasar Betung.
Meski demikian, kondisi lalu lintas masih terkendali dan tidak mengalami kemacetan total.
Kombes Pol Anis menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengamanan arus mudik.
Ia menyebut seluruh keputusan diambil berdasarkan data aktual dari lapangan guna memastikan respons yang cepat dan tepat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyatakan penggunaan Mobile Command Center merupakan bagian dari inovasi pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Polda Sumsel juga mengimbau pemudik untuk mematuhi arahan petugas, memanfaatkan jalur alternatif seperti tol fungsional, serta menghindari melawan arus demi kelancaran perjalanan.
Dengan penerapan teknologi ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam menghadirkan sistem pengamanan arus mudik yang modern, responsif, dan terintegrasi. (Adm/Ril*)
No tags for this post.




