Sumselmerdeka.com-Palembang, Pameran Inovasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumatera Selatan (Sumsel) yang digelar 17 November 2021 lalu di halaman gedung DPRD Provinsi Sumsel berhasil meraih penghargaan nasional berupa Rekor Muri dengan kategori karya pameran terbanyak.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya turut mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diperoleh siswa SMK se Sumsel itu.
“Selamat buat siswa SMK, ini menjadi prestasi bagi kita,” ungkapnya kepada media, Jumat (26/11/2021).
Melalui capaian ini Mawardi turut menitipkan pesan kepada seluruh pelajar SMK agar inovasi yang diciptakan tidak hanya dipamerkan, akan tetapi juga harus memperhatikan nilai guna dan ekonomis yang bisa dihasilkan untuk memajukan Sumsel.
“Saya berharap SMK di Sumsel nantinya juga bisa menciptakan produk yang memiliki nilai tambah untuk berbagai sektor dengan mencermati sumber daya yang ada di sini. Misal dengan membuat alat yang mempermudah petani sawit tanaman obat-obatan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Pahlevi mengatakan karya pameran tersebut menjadi prestasi baru bagi SMK yang bisa menyumbang citra SMK sebagai sekolah kejuruan.
“Alhamdulillah ini dapat rekor muri dari karya SMK, ini akan menjadi motivasi untuk terus mendorong SMK untuk terus berinovasi dan produktip ditengah pandemi,” katanya.
Riza mengatakan, prestasi ini menjadi bukti bahwa sekolah vokasi mulai mengalami kemajuan seiring bertumbuhnya teknologi sehingga tidak menutup kemungkinan peminat SMK akan terus meningkat.
“Sekarang peminat SMK sudah mengalami peningkatan tiap tahun, meski sekarang datanya masih 50-50 tidak menutup kemungkinan ditahun depan perbandingannya sebesar 60-40 persen,” tambahnya.
Hal lain yang perlu diketahui yakni saat ini telah banyak program yang dilakukan Kementerian guna menyelaraskan kurikulum yang bekerjasama dan komunikasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Upaya dan kerja keras kita juga selama tiga tahun belakangan ini melakukan link and match terhadap DUDI sehingga mampu menghasilkan suatu hasil yang baik dan saat ini masyarakat sudah dapat melihat hasil lulusan SMK juga banyak yang terserap di dunia kerja,” timpalnya.
Selepas ini, lanjutnya, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab perangkat sekolah masing-masing untuk menciptakan gagasan-gagasan lebih baik lagi.
“Kepala sekolah pun memiliki peran yang sangat besar yakni dengan memiliki bekal 4G yang selalu saya ingatkan yakni gagasan, gerakkan, gaul dan memiliki program gila,” ungkap dia.
Terpisah Kabid SMK Disdik Sumsel, Mondyaboni mengatakan tak mudah untuk mengumpulkan 500 karya-karya terbaik dari anak-anak SMK yang ada di Sumsel ini.
“Kita memiliki 200-an lebih SMK yang ada di Sumsel dan kita minta mereka mencari inovasi sesuai dengan kekayaan dari alam sekitar atau daerah sesuai dengan jurusan mereka,” ungkapnya.
Lewat kerja keras, dan juga tentu semangat siswa-siswi ini mereka pun secara langsung mendorong agar mereka terus aktif walaupun ditengah pandemi seperti ini.
“Saya rasa kita dapat Muri ini pantas karena kerja keras yang kita lakukan tak mudah dan dengan adanya ini diharapkan dapat mampu membangkitkan semangat para siswa-siswi ini,” tutur dia.(Iqbal)




