Sumsel Merdeka

Fitriana :Minimnya Perpustakaan Perguruan Tinggi Yang Terakreditasi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sosialisasi Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK)Perpustakaan Perguruan Tinggi di Wilayah Kerja Dinas Perpustakaan provinsi Sumsel. Dilaksanakan di The Zuri Hotel Jalan Radial Palembang, Rabu (31/08/2022).

Lantaran dampak pandemi Covid-19 banyak Perguruan Tinggi di Sumatera Selatan (Sumsel) yang tutup dan minimnya Perpustakaan Perguruan Tinggi  yang terakreditasi, maka Perpustakaan Nasional RI Bersama Dinas Perpustakaan provinsi Sumatera Selatan sosialisasikan Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) perpustakaan perguruan tinggi.

Kepala Dinas Perpustakaan Sumsel, Fitriana SSos MSi menuturkan lebih dari 81% perpustakaan perguruan tinggi di Sumsel belum terakreditasi sama sekali bahkan yang awalnya terdapat 175 perguruan tinggi di Sumsel karena dampak pandemi menjadi 105 perguruan tinggi diantaranya perpustakaan perguruan tinggi yang terakreditasi A ada empat, terakreditasi B delapan, terakreditasi C  ada sembilan dan selebihnya belum terakreditasi.

“Dengan kegiatan ini mendorong perpustakaan perguruan tinggi yang belum terakreditasi agar dibina, minimal mereka punya NPP (nomor pokok perpustakaan), ke assessment untuk menuju kepada akreditasi,”beber Fitriana.

Fitriana menjelaskan terdapat enam standar nasional perpustakaan perguruan tinggi diantaranya koleksi perpustakaan, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga  perpustakaan, penyelenggaraan perpustakaan dan pengelolaan perpustakaan

“Artinya ada tahapan-tahapan nanti dan ada SOP yang harus diisi oleh para pustakawan untuk menjadikan perpustakaan sesuai dengan standarnya,” tandasnya. (Akip)

Scroll to Top