Sumsel Merdeka – Banyuasin, Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang agan dilaksanakan di 8 kecamatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam memperkuat silaturahmi sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Banyuasin.
Pembukaan safari ramadhan 1447 H yang di laksanakan di Masjid Agung Al-Amir, Pangkalan Balai, Senin (23/02/2026), Bupati Banyuasin Askolani menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi sarana pemerintah Daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
“Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk bersilaturahmi dengan masyarakat serta memahami apa yang dibutuhkan, khususnya dalam bidang pelayanan di wilayah Banyuasin. Karena itu kegiatan ini terus kita laksanakan,” ujar Askolani
Ia juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Banyuasin serta mengajak untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan memperbanyak amal kebaikan.
“Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Mari kita tingkatkan keimanan kepada Allah SWT. Puasa hanya satu bulan, mari kita perbanyak berbuat kebaikan kepada keluarga maupun sesama. Bulan ini adalah bulan penuh ampunan, penuh keberkahan, dan menjadi ladang amal sekaligus waktu untuk introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Askolani menambahkan bahwa Banyuasin merupakan daerah yang diberkahi dengan potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor pertanian. Ia menyebutkan bahwa Banyuasin termasuk daerah dengan peningkatan produksi beras terbesar secara nasional. Selain itu, Banyuasin juga tengah menjadi perhatian investor, termasuk dari Jepang, dalam pengembangan bioavtur yang disebut sebagai satu-satunya di Indonesia.
“Banyuasin merupakan wilayah yang diberkahi dengan potensi alam yang luar biasa. Sektor pertanian kita tumbuh subur dan bahkan mencatatkan peningkatan produksi beras terbesar secara nasional. Selain itu, hadirnya investor Jepang dalam pengembangan bioavtur, yang menjadi satu-satunya di Indonesia, semakin menegaskan bahwa Banyuasin memiliki daya tarik dan masa depan yang sangat menjanjikan.” tambah Askolani.
Kegiatan safari ramadhan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai religius serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau perwakilannya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Jajaran Forkopimda mulai dari Kepala Kodim 0430/Banyuasin, Kapolres Banyuasin, perwakilan Kejaksaan Negeri Banyuasin, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. (Dz)




