Sumsel Merdeka

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat Terkendala Dana Pembebasan Lahan

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pelabuhan tanjung carat yang sebelumnya direncanakan ground breaking pada November 2021, saat ini masih terkendala dana pembebasan lahan.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, melalui Kementerian Perhubungan RI akan melakukan konsorsium dalam negeri maupun diluar negeri untuk mempercepat pembangunan pelabuhan tanjung carat.

Pembangunan pelabuhan tanjung carat akan segera dilaksanakan. Namun, saat ini masih terkendala dana pembebasan lahan. Direncanakan, Pemprov Sumsel melalui Kementerian Perhubungan RI akan melakukan konsorsium dalam negeri ataupun diluar di negeri.

“Mengingat rencana pelaksanaan ini telah lama direncanakan,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Kamis, (06/01/2022) di griya Agung Palembang.

Budi menambahkan, selain percepatan pembangunan pelabuhan tanjung carat, pembahasan juga berkaitan dengan transportasi massal di Kota Palembang. Mengingat, angkutan massal sangat berguna di kota. Dikatakannya, Kota Palembang telah mempunyai LRT, Bus, dan Angkutan Kota. Ini juga salah satu cara untuk mengurangi polusi dan mengurai kemacetan.

“Dengan adanya LRT ini Kota Palembang bisa mewujudkan model angkutan perkotaan,” bebernya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengungkapkan, tertundanya pembangunan pelabuhan tanjung carat dikarenakan terkendala masalah dana pembebasan lahan yang belum terselesaikan.

“Belum bisa terlaksana karena terkendala dana pembebasan lahan,” jelasnya.

Lanjutnya, Pemprov Sumsel melalui Kementrian Perhubungan RI, akan melakukan konsorsium di dalam negeri atau di luar negeri. Menurutnya hal tersebut perlu dilakukan mengingat pembangunan tersebut harus cepat terlaksana karena pelabuhan di Boom Baru sudah tidak layak pakai lagi.

“Ya kita bisa konsorsium kedalam negeri atau diluar negeri,” tutupnya.(Ibl)

Scroll to Top