Sumsel Merdeka – Palembang, Setelah melalui proses panjang berupa uji coba, evaluasi, dan kolaborasi lintas instansi akhirnya Pemerintah Kota Palembang resmi meluncurkan program Car Free Day, Minggu (14/06/2026) pagi.
Iconic kebanggaan wong kito jembatan Ampera menjadi saksi bisu Peluncuran program CFD sebagai langkah menuju Palembang yang lebih modern, aman, dan humanis dalam rangka menyambut HUT ke-1.343.
Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, CFD bukan program yang secara tiba-tiba lahir, peluncuran program ini melalui proses panjang berupa uji coba, evaluasi, dan kolaborasi lintas instansi.
” Program CFD ini bukanlah perjalanan yang lahir dalam semalam. Kita semua mengetahui bahwa sebelum sampai pada hari ini, berbagai uji coba dan evaluasi telah dilakukan. Berbagai tantangan teknis, lalu lintas, keamanan, hingga kenyamanan masyarakat telah kita hadapi bersama,” kata Ratu Dewa.
Ratu Dewa menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sumatera Selatan dan Kapolrestabes Palembang beserta jajaran yang sejak awal memberikan inisiasi, pengamanan, dan pengawalan.
Ia juga berterima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru atas sinergi antara Pemkot dan Pemprov agar peluncuran menjadi momentum kebersamaan demi kepentingan publik.
“Car Free Day bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan. Car Free Day adalah membuka ruang bagi manusia. Membuka ruang untuk kesehatan, kebersamaan, tempat anak-anak bermain, pelaku UMKM untuk tumbuh, komunitas berkarya, dan warga untuk kembali merasakan bahwa kota ini adalah milik bersama,” jelasnya.
Melalui CFD, Palembang ingin sejajar dengan kota besar di dunia yang menghadirkan ruang publik sehat dan ramah lingkungan.
Ratu Dewa berharap program ini tidak hanya dilihat sebagai kegiatan mingguan, tetapi menjadi awal pembentukan budaya baru.
“Hari ini kita mulai menuju kota Palembang yang lebih sehat, lebih tertib, lebih ramah lingkungan, dan lebih bahagia,” pungkasnya. (Eky)




