Sumsel Merdeka – Palembang, HUT Kota Palembang ke-1.324 Dalam Sidang Paripurna Istimewa yang di gelar DPRD Kota Palembang, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memberikan apresiasi atas tingginya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Palembang yang mencapai 83,27 persen sebagai indikator utama kemajuan daerah.
Capaian luar biasa pada sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk mengoptimalkan sektor ketenagakerjaan dan menekan angka pengangguran terbuka melalui program strategis daerah.
Ia menjelaskan jika indikator utama yang merepresentasikan kemajuan suatu daerah di setiap momentum hari jadi, dapat diukur secara komprehensif melalui capaian pembangunan manusianya.
“Saya melihat semua itu dari Human Development Index, di angka IPM yang sangat tinggi, ya ini 83,27, di situ tergambarlah ekonomi, di situ tergambarlah pendidikan, di situ tergambar kesehatan. Jadi di setiap ulang tahun daerah itu, kabupaten-kota yang saya lihat itu adalah IPM-nya. Kumpulan dari semua penilaian-penilaian itu,” kata Herman Deru (17/06/2026).
Meski mencatatkan prestasi indeks yang sangat baik, ia menegaskan jika terdapat sektor krusial yang saat ini mendesak untuk segera ditingkatkan penanganannya demi kesejahteraan masyarakat.
“Nah ini yang memang sekarang harus kita dorong, jadi mengurangi angka pengangguran,” tegasnya.
Menurutnya, formula untuk mengatasi persoalan ketenagakerjaan tersebut tidak lagi bertumpu pada penambahan pegawai di sektor pemerintahan, melainkan melalui program pemberdayaan pemuda yang inovatif.
“Solusinya bukan menjadi honorer, bukan menjadi pegawai negeri, tapi disalurkan dengan program provinsi 100 ribu Sultan Muda,” imbuhnya.
Namun, ia menyayangkan jika program strategis berskala provinsi tersebut sejauh ini belum tersampaikan secara merata dan meluas kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok produktif.
“Dan ini yang belum maksimal sosialisasinya, dimana saat ini Sultan Muda itu sudah punya sekretariat besarnya di kantor OJK,” tuturnya.
Ia mengimbau agar para pemuda di Kota Palembang yang masuk dalam kategori usia produktif, dapat memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai wadah untuk berkembang.
“Hanya ini yang memungkinkan pemuda-pemuda Kota Palembang di usia angkatan kerja untuk dapat bergabung di dalam program 100 ribu Sultan Muda,”pungkasnya.
No tags for this post.




