Sumsel Merdeka

Kelangkaan Beras Kemasan 5 Kg Di Banyuasin, Wabup Netta Indian Tinjau Langsung Ke Pasar

Sumsel Merdeka – Banyuasin, Kelangkaan beras kemasan 5 kg yang terjadi hampir di semua pasaran Banyuasin akhir-akhir ini, Wabup Banyuasin, Ir. Netta Indian, SP bersama dengan Kajari Banyuasin, Erni Yusnita, SH., MH., melakukan pengecekan stok beras yang ada di Pasar Sukamoro dan beberapa agen yang ada di sekitar Kecamatan Talang Kelapa, Selasa (08/09/2026).

Saat ini kelangkaan beras kemasan 5 kg terjadi hampir di seluruh pasar yang ada di Kabupaten Banyuasin. Setelah dilakukan investigasi, diketahui bahwa saat ini, biaya plastik kemasan 5 kg sudah sangat tinggi sehingga berimbas pada tingginya biaya pengemasan.

Permasalahan ini menjadi berat bagi para produsen beras yang ada di Kabupaten Banyuasin. Tentu permasalahan ini menjadi tugas Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banyuasin.

Disela peninjauan, Wabup Netta menyampaikan keprihatinan beliau dengan adanya kelangkaan ini. “Kita tahu, tidak semua masyarakat mampu membeli beras kemasan diatas 5 kg. Tadi sudah kami cek ternyata benar terjadi kelangkaan untuk kemasan 5 kg,” jelasnya.

“Untuk mengatasi kelangkaan kemasan 5 kg ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan melakukan Gerakan Pangan Murah atau Operasi Pasar Murah beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) jenis medium kemasan 5 kg melalui Dinas Ketahanan Pangan bersinergi dengan Dinas Koperindag Kabupaten Banyuasin di beberapa titik pasar di Kabupaten Banyuasin,” paparnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Kajari Banyuasin, Erni Yusnita. Kedepan Kejaksaan Tinggi Negeri Banyuasin akan terus berkolaborasi dengan Pemkab Banyuasin dalam mengatasi kelangkaan beras kemasan 5 kg di Kabupaten Banyuasin.

“Tadi kita sudah cek bersama Ibu Netta, ternyata benar adanya di lapangan. Kita akan bersama Pemkab Banyuasin mendukung langkah-langkah strategis yang akan diambil kedepan dalam mengatasi kelangkaan ini,” singkatnya. (Dz)

No tags for this post.
Scroll to Top