Sumsel Merdeka

Kabupaten Banyuasin Raih Penghargaan UHC Madya, 98 Persen Masyarakat Tercover BPJS

Sumsel Merdeka – Jakarta, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dibawah kepemimpinan Dr. H. Askolani,SH.,MH kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr.(HC). Drs.A. Muhaimin Iskandar, M.Si pada Selasa (27/01/2026) di Ballroom JIEXPO Kemayoran Jakarta Pusat. 

Penghargaan UHC diterima langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH dalam Acara Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) sekaligus pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Bupati Banyuasin didampingi oleh Kepala Bappeda dan Litbang, Plt. Kadis Kominfo-SP, H. Ida Bahagia, SH., MM, Plt. Kadinkes, dr. Indah Deryane, M. Kes, Kepala BPJS Banyuasin, Bayu Saputra, SKM., MM. Kepala DPMPTSP, Rayan Nurdinsyah, S.STP., M.Si, dan Kadis PUPR, Ir. H.M. Riyan Aditya Saputra, MT., IPM., ASEAN.Eng,

Sebelumnya Kabupaten Banyuasin ditahun 2024 telah menerima penghargaan UHC dengan kriteria Pratama dan di tahun ini, Kabupaten Banyuasin berhasil naik ke kategori Madya.

Banyuasin termasuk kategori madya karena memiliki cakupan kepesertaan 98%, tingkat keaktifan 85%, penduduk yang didaftarkan pemda minimal 10% dengan status UHC Prioritas dan pembayaran iuran PBPU Pemda lunas sampai dengan September 2025.

Pada kesempatan itu, Bupati Banyuasin Askolani mengucapkan terima kasih banyak atas kinerja Dinas Kesehatan Banyuasin dan dinas terkait atas diraihnya penghargaan UHC ini.

“Alhamdulillah, Banyuasin telah 98% memiliki BPJS dan ditanggung oleh pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banyuasin secara keseluruhan kesehatannya ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.

Askolani menambahkan jika ada masyarakat Banyuasin yang belum ada BPJS segera melapor.

“Masyarakat Banyuasin yang belum tercover BPJS, kita langsung open dan kita buatkan BPJS serta yang sakit tapi BPJS nya mati akan kita donasi, segera ditindaklanjuti penanganan kesehatannya,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengucapkan selamat kepada pemimpin daerah yang telah meraih Peringkat UHC, inilah bentuk kepedulian, penghargaan kami kepada kepala daerah yang telah mewujudkan UHC cakupan JKN Penduduk minimal 98%.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr.(HC). Drs.A. Muhaimin Iskandar, M.Si mengucapkan terima kasih atas peran Kepala Daerah seluruh Indonesia atas capaian UHC, berharap pemerintah daerah terus mempertahankan serta meningkatkan capaian tersebut.

“Tahun depan, daerah yang masih berstatus madya harus meningkat menjadi utama. Bagi daerah yang sudah berstatus utama, tidak ada pilihan lain selain fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya,” tutupnya.

UHC Awards 2026 diberikan kepada 32 provinsi dan 397 kabupaten/kota di seluruh Indonesia atas dedikasi dan komitmennya dalam mewujudkan Universal Health Coverage, dengan cakupan kepesertaan minimal 98 persen serta tingkat keaktifan peserta JKN minimal 80 persen. (Dz)

Scroll to Top